ANALISIS KLASIFIKASI TANAH DENGAN METODE UNIFIED SOIL CLASSIFICATION SYSTEM (USCS) (Studi Kasus : Wih Pesam - Bener Meriah)
DOI:
https://doi.org/10.51179/115aqm57Kata Kunci:
USCS, soil classification, Poorly Graded Sand, Wih PesamAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan tanah di Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah menggunakan metode Unified Soil Classification System (USCS). Klasifikasi tanah merupakan tahap penting dalam perencanaan konstruksi karena berpengaruh terhadap stabilitas dan daya dukung tanah. Sampel tanah diambil dari empat desa, yaitu Kebun Baru, Wih Pesam, Wonosobo, dan Pante Raya, dengan tiga titik pada setiap lokasi. Pengujian laboratorium meliputi kadar air, batas Atterberg, distribusi ukuran butir, dan berat isi tanah. Hasil penelitian menunjukkan kadar air rata-rata sebesar 61,5%, batas cair 33,95%, batas plastis 55,01%, gradasi butiran 21,85%, dan berat isi rata-rata 1,46. Seluruh sampel tergolong tanah berbutir kasar yang didominasi pasir, dengan lebih dari 50% tertahan pada saringan No. 200. Berdasarkan analisis ukuran butir serta koefisien keseragaman (Cu) dan koefisien gradasi (Cc), tanah diklasifikasikan sebagai pasir bergradasi buruk (SP). Hasil penelitian ini memberikan data karakteristik tanah lokal yang dapat digunakan sebagai referensi dalam perencanaan infrastruktur di wilayah penelitian.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mustaqim, Ammar Fadhil, Fitri Muliani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Bahasa Inggris
Bahasa Indonesia














