Pedoman Penulis

Pengajuan Naskah sesuai dengan template Jurnal Sains Pertanian (download disini).  Redaksi menerima naskah dari berbagai lembaga penelitian. Naskah yang diajukan merupakan hasil penelitian paling lama 5 tahun terakhir, belum pernah diterbitkan, tidak sedang dalam proses evaluasi publikasi lain, dan telah mendapat  persetujuan dari penulis pendamping (jika ada), sebagai pihak yang sama-sama bertanggung jawab terhadap substansi penelitian. Penerbit tidak bertanggung jawab terhadap permintaan kompensasi yang berkaitan dengan naskah. Naskah dikirim melalui link: . Naskah diketik menggunakan program MS Word, jarak satu spasi dengan 2,5 cm dari tepi kiri dan masing-masing 2 cm dari tepi atas, kanan, dan bawah kertas. Naskah diketik dengan jenis huruf Garamond dengan ukuran font 12. Panjang naskah maksimal 15 halaman termasuk tabel, gambar, dan lampiran. Bahasa. Jurnal Sains Pertanian memuat artikel dalam Bahasa Indonesia. Pemakaian istilah Bahasa Indonesia agar mengikuti Kamus Besar Bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia edisi terbaru.  

 
1. Jurnal harus singkat, jelas dan mercerminkan isi naskah tidak lebih dari 16 kata Journals must be concise, clear and reflect the contents of the manuscript in no more than 16 words Nama Penulis1*, Nama Penulis2, Nama Penulis3, Nama Penulis4 Nama penulis untuk korespondensi diberi tanda amplop cetak atas (superscript).  
 
2. ABSTRAK. Abstrak dibuat dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan Inggris. Abstrak dibuat dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan Inggris. Abstrak memuat secara singkat tentang latar belakang, tujuan, metode, hasil yang signifikan, kesimpulan dan implikasi hasil penelitian. Abstrak berisi maksimum 200 kata, spasi tunggal, jenis huruf Garamond 9 pt, 1,5 spasi. Di bawah abstrak dicantumkan kata kunci yang terdiri atas maksimum enam kata, dimana kata pertama adalah yang terpenting. Abstrak dalam bahasa Inggris merupakan terjemahan dari bahasa Indonesia. Editor berhak untuk mengedit abstrak demi alasan kejelasan isi abstrak. Kata Kunci: Kata Pertama, Kata Kedua dan Kata Ketiga
 
3. ABSTRACT. Abstracts are made in two languages, Indonesian and English. Abstract contains briefly about the background, objectives, methods, significant results, conclusions and implications of research results. Abstract contains a maximum of 200 words, single space, Garamond font 9 pt, 1,5 space. Below the abstract is indicated a keyword consisting of a maximum of six words, of which the first word is the most important. Abstract in English is a translation from Indonesian. The editor has the right to edit the abstract for reasons of clarity of the abstract content. Keyword: Kata Pertama, Kata Kedua dan Kata Ketiga  
 
4. Pendahuluan dengan spasi 1,5 jenis huruf Garamond 12 pt, dengan justify (rata kanan dan kiri). Memuat latar belakang, perumusan masalah yang akan dipecahkan, kajian pustaka yang relevan, tujuan dan pentingnya penelitian. Kajian pustaka berupa artikel yang terbaru sesuai topik yang dibahas, dan diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Literatur yang telah diterbitkan dalam jangka waktu yang lebih lama dapat digunakan selama masih relevan, dan jumlahnya tidak boleh lebih dari 50% dari keseluruhan literatur. Referensi harus publikasi 10 tahun terakhir, dengan minimum 50% jurnal. Untuk penulisan isi artikel, hendaknya template ini digunakan agar memudahkan penulis dalam pengturan layout artikel yang ditulis. Pemimpin redaksi akan mengecek kesesuaian isi artikel dengan template artikel yang telah disiapkan, sehingga diharapkan artikel mengikuti aturan dalam penulisan ini sebaik-baiknya agar dalam pencetakan jurnal menjadi seragam untuk setiap artikel yang ditulis. Penulisan pustaka di dalam teks mengikuti format APA style. Menguip kutipan, seperti “Hilda (2005) dalam Yusdiana dkk., (2007), dan menggunakan “Anonim” sebagai referensi tidak diizinkan. Contoh penulisan nama penulis saat sitasi di awal maupun di akhir kalimat seperti nama penulis tunnggal dalam sitasi: Marlina (2018) menyatakan bahwa… atau… berpengaruh dalam keadaan tertentu (Marlina, 2018). Nama dua penulis dalam sitasi: Ajmir & Irfannur (2017) menyatakan bahwa… atau… sangat optimal ( Ajmir & Irfannur, 2017). Nama tiga penulis dalam sitasi: Pratama dkk. (2016) menyatakan bahwa… atau… mempercepat laju rekasi pertumbuhan tanaman (Pratama dkk., 2016).  
 
5. Bahan dan Metode ditulis dengan spasi 1,5 jenis huruf Garamond 12 pt. dengan justify (rata kanan dan kiri). Meliputi tempat dan waktu, materi penelitian, rancangan penelitian, prosedur penelitian, parameter, dan analisis data secara jelas. Bahan dan metode bisa dibuat sub-bab untuk memudahkan pembaca memahami naskah. Penulisan judul sub-bab dengan huruf kapital pada awal kalimat. Metode yang secara umum telah diketahui atau telah dipublikasikan cukup hanya mencantumkan sumber atau refernsi. Untuk metode proses dan analisa yang khusus (modifikasi) atau baru, prosedur kerjanya dicantumkan secara detail.  
 
6. Hasil dan Pembahasan ditulis dengan spasi 1,5 jenis huruf Garamond 12 pt. Dengan justify (rata kanan dan kiri). Hasil dan pembahasan dinarasikan secara jelas. Terlebih dahulu melampirkan hasil kemudian menjelaskannya, serta hanya menjelaskan temuan-temuan yang signifikan, dan berkaitan dengan pembahasan yang akan disajikan berdasarkan metode yang digunakan. Apabila ingin mengacu pada suatu tabel/grafik/diagram atau gambar, maka hasil yang terdapat pada bagian tersebut dapat diuraikan dengan jelas dengan tidak menggunakan kalimat ‘Lihat Tabel 1’. Apabila menggunakan nilai rata-rata maka harus menyertakan pula standar deviasinya. Gambar bisa berupa foto, grafik, diagram dan peta. Judul gambar ditulis secara singkat dan jelas. Keterangan yang menyertai gambar harsu dapat berdiri sendiri, ditulis dalam bahasa Indonesia. Gambar dikirim dalam format jpg/jpeg dengan resolusi 300 dpi dan unutk line drawing minimal 600 dpi. Terpisah dari badan tulisan atau dalam file yang berbeda. Tabel. Tabel diberi judul yang singkat dan jelas dalam bahasa Indonesia Tabel diberi nomor urut sesuai dengan keterangan dalam teks dan huruf yang digunakan Garamond 10 pt. keterangan Tabel diletakkan di bawah Tabel. Tabel tidak dibuat tertutup dengan garis vertical, hanya menggunakan garis horizontal yang memisahkan judul dan batas bawah.  
 
7. Simpulan ditulis dengan spasi 1,5 jenis huruf Garamond 12 pt. Dengan justify (rata kanan dan kiri). Kesimpulan harus ditulis singkat dalam satu paragraph, tetapi mencerminkan hasil eksperimen yang diperoleh, maksimal 100 kata. Boleh menambahkan saran jika diperlukan.
 
8. Ucapan Terima Kasih (jika ada) kepada orang latau lembaga yang membantu penelitian.  
 
9. Referensi ditampilkan pada akhir artikel dan diurutkan berdasarkan abjad dari nama belakang pengarang utama. Huruf yang digunakan Garamond 9 pt, dengan format hanging 8 mm, seperti pada contoh di bawah. Teks atau kalimat dalam pokok pikiran yang merujuk pada rujukan tersebut ditandai dengan nama belakang dari penulis.  Penulisan kutipan dan referensi ditulis dengan Style APA dan disertai DOI. Kami merekomendasikan agar penulis menggunakan sistem pengelola referensi (RMS) seperti Mendeley, Zotero, atau Endnote.
  • Soeparno. (2005). Ilmu dan Teknologi Daging. Cetakan Ke-4. Yogyakarta, UGM Press.
  • Bengen, D. G. (2003). Pedoman Teknis: Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. Bogor, PKSPL-IPB.
  • Muliari, M., Zulfahmi, I., & Akmal, Y. (2019). Ekotoksikologi Akuatik. Bogor, IPB Press
  • Akmal, Y., Muliari, M., Humairani, R., Zulfahmi, I., Burhanuddin, A. I., Budimawan, B., & Batubara, A. S. (2022). Species authentication of Tor spp.(family Cyprinidae) in Indonesia based on osteocranium structure and biometric data. Zoologischer Anzeiger, 299, 21–30.
  • Hayatun, N., Akmal, Y., Irfannur, I., & Muliari, M. (2022). Histopatologi limpa pada ikan nila (Oreochromis niloticus) yang di papar limbah cair kelapa sawit. Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan, 4(2), 94-99.
  • Zulfahmi, I., Yuliandhani, D., Sardi, A., Kautsari, N., & Akmal, Y. (2021). Variasi morfometrik, hubungan panjang bobot dan faktor kondisi ikan Famili Holocentridae yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Lampulo, Banda Aceh. Jurnal Kelautan Tropis, 24(1), 81-92.
  • Puga, C. C., Beguelini, M. R., Martins, F. F., Falleiros Jr, L. R., Morielle-Versute, E., Vilamaior, P. S., & Taboga, S. R. (2014). Seasonal changes in the prostatic complex of Artibeus planirostris (Chiroptera: Phyllostomidae). General and Comparative Endocrinology, 197, 33-42.