KAJIAN PENANGANAN PERSAMPAHAN DAN PENGEMBANGAN BIDANG EKONOMI KABUPATEN BIREUEN PROVINSI ACEH
DOI:
https://doi.org/10.51179/zdd53139Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sikap, umur, dan tingkat pendidikan terhadap partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah sebagai upaya mendukung pengembangan ekonomi di Kabupaten Bireuen. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu kombinasi metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Responden terdiri atas empat kelompok, yaitu ibu rumah tangga, pedagang pasar, masyarakat dari lembaga pendidikan (dayah/pesantren dan balai pengajian), serta pemangku kepentingan di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia produktif memiliki tingkat partisipasi tertinggi dalam pengelolaan sampah, dengan 68,0% responden menyatakan setuju, 5,4% sangat setuju, dan 26,5% tidak setuju. Tingkat pendidikan juga berpengaruh terhadap pengetahuan dan perilaku pengelolaan sampah. Responden berpendidikan SD memiliki pengetahuan baik sebesar 52,6%, sangat baik 5,3%, kurang baik 26,3%, dan tidak memiliki pengetahuan 15,8%. Pada tingkat SLTP, pengetahuan baik mencapai 63,6%, sangat baik 6,1%, dan kurang baik 30,3%. Responden berpendidikan SMA menunjukkan pengetahuan baik sebesar 69,6%, sangat baik 14,7%, dan kurang baik 15,7%. Sementara itu, responden berpendidikan S1–S3 memiliki tingkat pengetahuan terbaik, yaitu 78,6% berpengetahuan baik, 16,1% sangat baik, dan hanya 5,3% yang berpengetahuan kurang baik. Hasil penelitian menegaskan bahwa peningkatan pendidikan dan pembentukan sikap positif berperan penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta mendukung pengembangan ekonomi daerah
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nanda Savira Ersa, Riki Yulianda, Nurhayati Nurhayati, Deni Iqbal, Fina Meilinar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





