ULKUS KORNEA BERAT DENGAN HIPOPION PADA PASIEN PEDIATRIK: LAPORAN KASUS

Authors

  • Mulya RSUD Zainoel Abidin
  • Fauzan T Banta UPTD RSUD dr.Fauziah Bireuen
  • Vonna Yunira RS Hermina Aceh
  • Zulfa Hanum Universitas Almuslim

DOI:

https://doi.org/10.51179/1f30b686

Keywords:

ulkus kornea, infeksi, mata

Abstract

Ulkus kornea adalah hilangnya sebagian permukaan kornea akibat kematian jaringan kornea, yang ditandai dengan adanya infiltrat supuratif disertai defek kornea bergaung, dan diskontinuitas jaringan kornea yang dapat terjadi dari epitel sampai stroma. Ulkus kornea dapat terjadi akibat proses non- infeksi yaitu trauma oleh benda asing, atau non infeksi (bakteri maupun jamur) yang  menimbulkan infeksi atau peradangan. Ulkus kornea merupakan luka terbuka pada kornea yang menimbulkan nyeri, menurunkan kejernihan penglihatan dan kemungkinan erosi kornea. Tatalaksana yang dapat dilakukan yaitu dengan pemberian terapi yang cepat dan tepat sesuai dengan kultur serta hasil  uji sensitivitas mikroorganisme  penyebab. Prognosis tergantung pada tingkat keparahan dan cepat  lambat  pemberian  terapi,  jenis  mikroorganisme penyebab,  dan ada tidaknya komplikasi yang timbul. Ulkus kornea yang luas memerlukan penanganan yang tepat dan cepat untuk mencegah  perluasan ulkus dan timbulnya komplikasi berupa descematokel, perforasi, endoftalmitis, bahkan kebutaan. Laporan kasus seorang anak laki-laki  usia 12 tahun datang dengan     keluhan     mata kanan berdenyut, disertai pandangan kabur dan silau. Awalnya mata penderita masuk benda asing ketika sedang mengendarai sepeda motor. Pemeriksaan oftalmologis didapatkan visus OD 1/60, palpebra OD udem dan hiperemis (+), sekret (+), spasme (+), konjungtiva tarsal tampak hiperemis dan konjungtiva bulbi OD tampak injeksi siliar, kornea OD terdapat Ulkus Ukuran ± 8 mm x 6 mm pada bagian sentral, infiltrat (+),  erosi (+), defek epitel stromal (+), feathery edge (+), COA OD terdapat hipopion <1/3 COA. Pasien didiagnosis dengan ulkus cornea severe cum hipopion occuli dextra.

References

Edwar, L. et al. (2026) ‘Epidemiology, Microbiology, Antimicrobial Resistance, and Outcomes of Corneal Ulcers: A 10-Year Retrospective Study in Indonesia’, Korean Journal of Ophthalmology, 40(3), pp. 221–235. https://doi.org/10.3341/kjo.2025.0135

Ilyas S. Tukak (Ulkus) Kornea. Dalam Ilmu Penyakit Mata, Edisi 3. (2010). Balai Penerbit FKUI, Jakarta, 159-167.

Jeang L, Tuli SS. (2022). Therapy for contact lens-related ulcers. Current opinion in ophthalmology. 33: 282-289.

Kanski JJ. (2007). Disorder of Cornea and Sclera. In: Clinical Opthalmology ASystematic Approach. Edisi 6: page.100-149.

Mabrouk NA, Abdelkader MF, Abdelhakeem MA, Mourad KM, Abdelghany AA. (2022). Epidemiology, clinical profile and treatment outcomes of bacterial and fungal keratitis. International Ophthalmology. 42: 1401-1407.

Maisyura, S. (2012). Sepuluh Penyakit Mata Terbanyak di Poliklinik Mata RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2010. Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Mark, B. (2023). The approach to diagnosis and management of corneal ulcers. Journal of Ophthalmology and Visual Sciences. 10.26420/jophthalmolvissci.2023.1079

Murillo-Lopez FH. Corneal Ulcer. (2011). New York: The Medscape from WebMD Journal of Medicine

Paul, R.E. John, P.W. Vaughan & Asbury Oftalmologi Umum Edisi 17. (2012). Penerbit Buku Kedokteran. ECG: Jakarta.

Saleh LH. (2018). Epidemiology and etiology of corneal ulcer worldwide: systematic review. Int J Adv Res;5(1) : 198-204.

Sidarta, I. Yuliantini, R. Ilmu Penyakit Mata. (2014). Fakultas Kedokteran Indonesia: Jakarta.

Suharjo, Fatah widido. (2007). Tingkat keparahan Ulkus Kornea di RS Sarjito Sebagai Tempat Pelayanan Mata Tertier. Dikutip dari www.tempo.co.id.

Perhimpunan Dokter Spesislis Mata Indonesia, Ulkus Kornea dalam : Ilmu Penyakit Mata Untuk Dokter Umum dan Mahasiswa Kedokteran, edisi ke 2, (2002). Penerbit Sagung Seto, Jakarta.

Tovee, J.M. An Introduction to The Visual System Second Edition. (2008). UK:Cambridge University Press.

Downloads

Published

2026-10-24

How to Cite

ULKUS KORNEA BERAT DENGAN HIPOPION PADA PASIEN PEDIATRIK: LAPORAN KASUS. (2026). JURNAL KESEHATAN ALMUSLIM, 12(2), 39-43. https://doi.org/10.51179/1f30b686

Similar Articles

21-30 of 63

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>