Identification of potential resources and strategic issues in the utilization of the waters of Tikus Island

Authors

  • Zulfia Memi Mayasari Prodi PSDA, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Jl. WR. Supratman, Bengkulu, Indonesia
  • Deddy Bakhtiar Prodi lmu kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Jl. WR.  Supratman, Bengkulu, Indonesia
  • Dede Hartono Prodi lmu kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Jl. WR.  Supratman, Bengkulu, Indonesia
  • Dewi Purnama Prodi lmu kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Jl. WR.  Supratman, Bengkulu, Indonesia
  • Ari Anggoro Prodi lmu kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Jl. WR.  Supratman, Bengkulu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51179/jipsbp.v8i1.3232

Abstract

Tikus Island is a small island located in the waters of the Indian Ocean in the sea area of Bengkulu Province, approximately ±10 nautical miles from Bengkulu City. Currently, Tikus Island has developed into a marine tourism destination that is very popular with the people of Bengkulu and from outside Bengkulu.  This is an advantage for the community and the Bengkulu City government, but on the other hand, it is a threat to the sustainability of the current ecosystem. The study aims to identify the potential resources and strategic issues of utilizing the waters of Tikus Island so that the potential of the Tikus Island area can be managed optimally and on target. The methods used in this study are literature studies, Focus Group Discussions (FGD), interviews, and direct observations, while data analysis used qualitative descriptive analysis methods. The study results indicate that the potential of existing resources such as coral reef ecosystems, vegetation, waters, fisheries, and tourist attractions have provided results for the welfare of the surrounding community. Still, the utilization development, and management of the potential resources of Tikus Island in the future require a sustainable approach to maintain ecological and economic functions. Therefore, good management is needed with environmentally friendly principles/ecotourism for the sustainability of the ecosystem.  

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Zulfia Memi Mayasari, Prodi PSDA, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Jl. WR. Supratman, Bengkulu, Indonesia

    Prodi Matematika, Fakultas MIPA, Universitas Bengkulu, Jl. WR. Supratman, Bengkulu, Indonesia

References

Adhiluhung, B.S., Marcela, D.A., Az-Zahra, M.A.C., Ibrahim, S.I., & Ardianti, S. (2024). Analisis potensi budidaya rumput laut dan strategi ekowisata Pantai Mutiara, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Jurnal Syntax Admiration, 5(11), 4718-4732.

Adhiyaksaa, M., & Sukmawatia, M. (2021). Dampak wisata bahari bagi kondisi ekonomi masyarakat Desa Kolorai, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai. 2(2), 7-18. doi: 10.26418/uniplan.v2i2.46501

Alfajri, A., Mubarak, M., & Mulyadi, A. (2017). Analisis spasial dan temporal sebaran suhu permukaan laut di Perairan Sumatera Barat. Dinamika Lingkungan Indonesia, 4(1), 65-74. doi: 10.31258/dli.4.1.p.65-74

Armi., Nasmiandi., Surya, E., Rubiah., & Ridhwan, M. (2022). Identifikasi keragaman jenis tripang (hulothuroidea) di perairan pesisir laut Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue. Serambi Akademica Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora. X(5), 484-497.

Ayu, M.S., Hartati, R., Sunaryo., Ario R., Widianingsih., & Soegianto, A. (2021). The abundance of Holothuria (Halodeima) atra (Jaeger, 1833) in Karimunjawa and Sintok Island, Karimunjawa National Park, Jepara, Indonesia related to density of seagrass. Eco. Env. & Cons. 27 (2), 555-562.

Bakhtiar, D., & Zamdial. (2015). Kajian identifikasi terhadap kondisi Pulau Tikus. Laporan Akhir Kegiatan. Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Bengkulu.

BPS Provinsi Bengkulu. (2024). Provinsi Bengkulu dalam Angka. BPS. Bengkulu.

Fahrezi, A.A., Wulandari, E.P., Arrafi, M., Ridwana, R., & Himayah, S. (2022). Analisis sebaran suhu permukaan laut di Laut Banda tahun 2017 – 2019 menggunakan data dari sensor AMSR-2. Jurnal Kelautan, 15(1), 81-90.

Kepmen LH. (2004). Kepmen LH. No. 51. Tentang Kriteria Baku Mutu Perairan.

Manangkoda, A.Y., Sabariah, V., Boli, P., Sara, R., Mogea, R., & Leatemia, S.P.O. (2022). Kriteria penilaian kapasitas ekosistem terumbu karang Pulau Nusmapi Manokwari. Igya Ser Hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 4(1), 43-51.

Mukhlis., Suryanti, A., Nevrita., & Apdillah, D. (2022). Kesesuaian dan daya dukung kawasan untuk kegiatan ekowisata diving dan snorkeling di Perairan Gugusan Pulau Duyung. Journal of Marine Research, 11(3), 483-494.

Pang, T., Wang, X., Nawaz, R.A., Keefe, G., & Adekanmbi, T. (2023). Coastal erosion and climate change: a review on coastal-change process and modeling. AMBIO A Journal of the Human Environment. 52(2). doi: 10.1007/s13280-023-01901-9

Pasaribu, R.P., Pranoto, A.K., & Pattirane, C. (2022). Kajian pengembangan wisata bahari di Kabupaten Banggai Kepulauan. Jurnal Airaha, 11(01), 085 – 095.

Penniman, T.(2021). Coral reefs: strategies for ecosystems on the edge. IISD. Jenewa,

Prameswara, B., & Suryawan, I.B. (2019). Strategi pengembangan potensi wisata bahari Pulau Tunda, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Jurnal Destinasi Pariwisata, 17(1), 180-187.

Prasetya, A., Hasidu. L.O.A.F., Syaiful, M., Kharisma, G.N., Kamur, S., Awal, S., Adimu, H.E., Antariksa, M.I., Fitra, R.A., Baari, M.J., Anindita, F., & Agusriyadin. (2023). Pendampingan penerapan teknologi atraktor cumi-cumi dan transplantasi karang untuk peningkatan hasil tangkapan dan sumber daya berkelanjutan. GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(3), 1381-1393.

Pustikawati, M., Johan, Y., & Hartono, D. (2016). Kajian ekosistem terumbu karang untuk pengembangan ekowisata bahari Pulau Tikus Bengkulu. Jurnal Enggano, 1(1), 113–119. doi: 10.31186/jenggano.1.1.113-119

Sausan, M.F., Indriana, H., & Purwandari, H. (2023). Pengembangan ekowisata bahari dan kesejahteraan masyarakat lokal pada masa pandemi covid-19. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 07(01), 165-17. doi: 10.29244/jskpm.v7i1.938

Subur, R. (2017). Penentuan tingkat kerentanan Pulau Guraici berdasarkan kapasitas adaptif ekosistem pesisir. Jurnal Biologi Tropis, 17(1), 1–14. doi: 10.0.114.119/jbt.v17i1.368

Suprianto., & Saputra, T.S. (2023). Strategi pengembangan ekowisata bahari di Kabupaten Sumbawa (studi pada obyek wisata Pantai Prajak Kabupaten Sumbawa). Jurnal ekonomi dan bisnis. 11(10), 20-29. Ulya, A. (2022).Implementasi peningkatan pariwisata bahari beradasarkan Peraturan Bupati Kabupaten Pesawaran Nomor 35 tahun 2017 tentang pengelolaan kawasan wisata bahari di Kabupaten Ppesawaran. Jurnal Dialektika Hukum, 4(2), 135-155. doi: 10.36859/jdh.v4i2.1091

Zahara, A.A., Ningrum, A.S., Zain. B.K.A.P., Siswanty, I., & Riandinata, S.K.. (2023). Identifikasi jenis ikan demersal dan pengelolaan perikanan tangkap berkelanjutan di pasar ikan anaiwoi Kabupaten Kolaka. Journal of Marine Research, 12(3), 422-430.

Zamdial., Hartono, D., & Syahputra, O. (2023). Valuasi ekonomi sumber daya kelautan dan perikanan di Pulau Tikus Kota Bengkulu. Journal of Tropical Marine Science, 6(2), 122-130. doi: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v6i23132

Published

2025-11-30

How to Cite

Identification of potential resources and strategic issues in the utilization of the waters of Tikus Island. (2025). Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan, 8(1), 15-21. https://doi.org/10.51179/jipsbp.v8i1.3232