Perbedaan Hasil Belajar Siswa Yang Diajarkan Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Number Head Together Dan Model Pembelajaran Konvensional

Authors

  • Fralon Lumamuly Universitas Pattimura
  • Christina Laamena Universitas Pattimura
  • Hanisa Tamalene Universitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.51179/asimetris.2.1.10-15

Keywords:

Peluang, Number Head Together

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa SMP Negeri 2 Taniwel kelas IX pada materi peluang yang menggunakan model pembelajaran konvensional dan model pembelajaran kooperatif tipe number head together. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen (Experimental Research), dengan desain penelitiannya Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 2 Taniwel, Jl. KH. Dewantara, kecamatan Taniwel Timur, kabupaten Seram Bagian Barat yang berjumlah 40 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX1 dan siswa kelas IX2. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes akhir. Soal tes hasil belajara yang diberikan terdiri atas 5 soal dalambentuk uraian. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statitistik deskritif dan analisis statistik inferensial (uji-t) atau uji beda rata-rata. Hasil analisis deskritif menunjukan bahwa rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen sebesar 74,71 dan rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol sebesar 56,91. Sedangkan hasil uji prasarat menunjukan bahwa data pada kedua sampel berdistribusi normal memiliki varians yang homogen, selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis menggunakan uji beda rata-rata atau uji-t dan diperoleh nilai sig (2-tailed) lebih kecil dari ∝ = 0,05 yakni 0,000 sehingga menyebabkan H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe number head together dan model pembelajaran konvensioanal pada materi peluang di kelas IX SMP Negeri 2 Taniwel, ini ditinjau dari hasil belajar siswa dalam bentuk uraian pada materi peluang

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S.2013. Prosedur Penilittian. Jakarta: Rineka Cipta

Budiningsih A. 2013. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Krismanto. 2003. Beberapa Teknik, model dan Strategi dalam Pembelajaran Matematika. PPPG Matematika Yogyakarta

Patty. A. E. 2014. Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMP Kristen I Leihitu Barat Yang Diajarkan Dengan Model Pembelajaran Kuantum Dan Model Model Pembelajaran Konvensional Pada Materi PLSV. FKIP Universitas Pattimura

Purwanto, N. 2009. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Ratumanan, T. G. 2002. Belajar dan Pembelajaran. Surabaya: Unesa University Press.

Ratumanan, T. G. 2015. Inovasi Pembelajaran. Surabaya: Unesa University Press.

Rusman. 2011. Model-Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Press.

Shoimin, A. 2016. Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Sagala, S. 2014. Konsep dan Makna Pembelajaran untuk Membantu Memecahkan Problematika Belajar san Mangajar. Bandung: Alfabeta.

Slamento. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta

Sutikno & Solori. 2014. Metode dan Model-Model Pembelajaran. Holistitica. Lombok.

Trianto. 2011. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Edisi Ke-4. Jakarta: Kencana

Downloads

Published

2021-07-02